
Saat ini sudah banyak sekali pilihan kasur yang dapat Anda temukan di pasaran, mulai dari kasur berbahan busa, spring bed, latex, kapuk, hingga kasur futon yang merupakan kasur tradisional asal Jepang. Tapi pada umumnya, sebagian besar masyarakat hanya mengenal dua jenis kasur yang populer yakni kasur spring bed dan kasur busa.
Perbedaan Kasur Busa dan Spring Bed
Lantas apa sebenarnya yang membedakan antara kasur busa dan spring bed? Kasur spring bed adalah kasur yang materialnya terdiri dari per atau kumparan metal yang berfungsi sebagai fondasi kasur, dilapisi lapisan tipis busa.
Sementara itu kasur busa adalah kasur yang umumnya terbuat dari campuran memory foam, busa polyurethane dan material lain yang memberikan efek empuk menyesuaikan bentuk tubuh penggunanya.
Lalu apa saja kelebihan dan kekurangan dari kedua tipe kasur tersebut?
Kelebihan dan Kekurangan Kasur Spring Bed
Pertama mari kita bahas tentang kasur spring bed. Kasur spring bed memiliki keunggulan dari segi harga yang umumnya lebih terjangkau dibandingkan kasur busa, kemudian ada efek memantul yang bisa Anda rasakan jika menggunakan kasur spring bed, untuk Anda yang memiliki berat badan di atas rata-rata, kasur spring bed akan terasa lebih nyaman karena bisa menopang beban tubuh Anda. Lalu satu lagi yang menjadi keunggulan dari kasur spring bed adalah adanya aliran udara di dalam kasur akan membuat kasur terasa lebih dingin dan membuat tidur semakin nyaman.
Namun di sisi lain, kasur spring bed juga memiliki banyak kekurangan yakni bahannya yang terdiri dari per-per metal akan membuat kasur tipe ini terasa bergoyang-goyang, kasur juga bisa menimbulkan suara yang cukup berisik karena suara per metal yang ada di dalamnya, seiring berjalannya waktu dan semakin sering digunakan, daya pegas dari per akan terus berkurang hingga tidak bisa lagi dirasakan.
Kelebihan dan Kekurangan Kasur Busa
Berbanding terbalik dengan kasur spring bed, kasur busa sama sekali tidak memiliki efek memantul, kasur ini juga cenderung panas karena ada beberapa bahan kasur busa yang bersifat menjebak panas dari badan atau tubuh. Akan tetapi kasur busa, apalagi yang menggunakan teknologi memory foam memiliki keunggulan untuk membentuk tubuh penggunanya. Kasur ini juga bisa mengurangi rasa sakit di punggung dan pegal-pegal pada persendian tubuh, sehingga dapat meningkatkan kualitas tidur Anda.
Walaupun tidak memiliki efek memantul, kasur busa memiliki usia pakai yang jauh lebih panjang dibandinkan kasur spring bed karena bahannya yang terdiri dari busa. Di beberapa tipe yang memiliki harga mahal, penggunanya juga tidak akan merasakan panas karena material dan teknologi yang digunakan telah didesain sedemikian rupa untuk menambah kenyamanan pengguna.
Dari perbandingan di atas, jika Anda memilih untuk menghilangkan rasa sakit ataupun pegal pada tubuh yang sering Anda rasakan setelah bangun tidur, maka sebaiknya Anda memilih kasur busa. Jika Anda sedang mencari tempat untuk membeli kasur busa, Anda bisa coba mengakses Dekoruma untuk membeli kasur busa secara online dari rumah.
Mulai dari angka Rp 1 jutaan, Anda sudah bisa mendapatkan kasur busa merek Zinus dengan ukuran 120×200 yang memiliki tebal 7,5 cm. Kemudian di tingkat yang lebih mahal ada kasur Zinus berbahan busa memory foam dengan ukuran 120×200 dan tebal 25cm yang memiliki harga Rp 2 jutaan. Lalu di ukuran 200×200, Anda dapat membeli kasur busa orthopedic merek The Luxe di harga Rp 3,8 juta.